Buat kamu para karyawan yang sedang berniat untuk mengajukan cuti, pastikan kamu mempunyai surat permohonan yang baik dan benar. Berikut ini adalah contoh format surat cuti yang bisa kamu gunakan sebagai panduan.
Apa Itu Surat Cuti?
Surat cuti adalah surat yang digunakan untuk mengajukan permohonan cuti kepada atasan atau pihak yang berwenang di suatu perusahaan. Surat ini biasanya digunakan ketika kamu ingin mengambil cuti untuk beberapa hari karena alasan tertentu seperti sakit, hajatan, atau perjalanan dinas.
Mengapa Harus Mengajukan Surat Cuti?
Salah satu alasan untuk mengajukan surat cuti adalah untuk memberikan kepastian bahwa kita tidak akan hadir di tempat kerja tersebut pada waktu tertentu dan meminta izin agar pekerjaan yang kita tangani bisa dikerjakan oleh orang lain sementara kita tidak hadir di tempat kerja.
Bagaimana Cara Membuat Surat Cuti yang Baik dan Benar?
Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuat surat cuti yang baik dan benar:
- Tentukan jenis cuti yang akan diambil, seperti cuti sakit, cuti hajatan, atau cuti perjalanan dinas.
- Isi data pribadi kita secara lengkap, seperti nama, jabatan, dan unit kerja.
- Tuliskan tanggal permohonan cuti dan tanggal cuti akan diambil.
- Tuliskan alasan mengapa kita membutuhkan cuti dan mengapa cuti tersebut penting bagi kita.
- Tuliskan rencana pekerjaan yang kita tinggalkan saat cuti, sepert proyek yang sedang di kerjakan atau menyerahkan tanggung jawab sementara ke orang lain.
- Tersediai menutup surat, tambahkan salam yang sopan seperti Terima Kasih atau Hormat Saya.
- Jangan lupa tanda tangan dan nama lengkap kita di bagian bawah surat.
Contoh Format Surat Cuti:
Berikut ini adalah contoh format surat cuti yang bisa kamu gunakan sebagai panduan:
Surat Permohonan Cuti
Kepada Yth,
Atasan/Pimpinan
PT. Nama Perusahaan
Alamat: Jalan Raya Perusahaan No.1 Jakarta Selatan
Perihal: Permohonan Cuti
Dengan Hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama Lengkap : Ahmad Budi Santoso
Jabatan : Kepala Bagian Produksi
Unit Kerja : PT Nama Perusahaan
Mohon dengan hormat, bahwa pada tanggal:
Tanggal : 2 Oktober 2021 s.d. 8 Oktober 2021 (7 Hari)
Saya bermaksud untuk tidak masuk kerja dan mengambil cuti karena alasan:
Alasan : Menikah
Saya menyatakan sangat membutuhkan cuti ini untuk melaksanakan keperluan pribadi saya. Selama tidak hadir di kantor, saya akan menyerahkan tanggung jawab sementara kepada Bapak/Ibu :
Nama : Siti Marliah
Jabatan : Wakil Kepala Bagian Produksi
Adapun pekerjaan yang saya tinggalkan adalah:
Deskripsi Pekerjaan :
- Mengawasi pekerjaan di bagian produksi
- Memantau ketersediaan bahan baku
- Bertanggung jawab atas kualitas barang yang keluar dari produksi
Demikian Permohonan Cuti ini saya sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Ahmad Budi Santoso

Apa Itu Surat Pengajuan Pinjaman Karyawan Ke Perusahaan?
Surat pengajuan pinjaman karyawan adalah surat yang digunakan oleh karyawan untuk memohon izin kepada perusahaan agar dapat meminjam uang untuk keperluan yang mendesak, seperti kebutuhan di luar penghasilan bulanan atau untuk membiayai pendidikan atau kesehatan.
Mengapa Harus Mengajukan Surat Pengajuan Pinjaman Karyawan Ke Perusahaan?
Mengajukan surat pengajuan pinjaman ke perusahaan adalah salah satu cara yang efektif untuk memperoleh dana atau uang dengan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Selain itu, perusahaan juga lebih percaya kepada karyawannya, sehingga memudahkan dalam memperoleh pinjaman tanpa jaminan.
Bagaimana Cara Membuat Surat Pengajuan Pinjaman yang Baik dan Benar?
Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuat surat pengajuan pinjaman yang baik dan benar:
- Alamatkan surat ke pihak yang berwenang dalam perusahaan,
- Isi data pribadi kita secara lengkap, seperti nama, jabatan, dan unit kerja.
- Ijinkan penggunaan gaji/bonus sebagai jaminan pinjaman dan sebutkan besarnya pinjaman yang akan di ajukan.
- Tuliskan alasan mengapa kita membutuhkan pinjaman, seperti untuk membayar biaya pendidikan atau memperbaiki rumah.
- Jelaskan apakah pinjaman tersebut akan dijadikan investasi produktif atau konsumtif.
- Cantumkan rencana pelunasan pinjaman.
- Jangan lupa tanda tangan dan nama lengkap kita di bagian bawah surat.
Contoh Surat Pengajuan Pinjaman Karyawan Ke Perusahaan : Doc Surat
Berikut ini adalah contoh surat pengajuan pinjaman karyawan ke perusahaan:
Surat Permohonan Pinjaman Karyawan
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Pimpinan di Tempat
Nama Perusahaan
Alamat: Jl. Raya Perusahaan No. 1, Jakarta Selatan
Bersamaan dengan surat ini, dengan hormat saya mengajukan permohonan:
Jenis Pinjaman : Pinjaman Tidak Bermasalah
Jumlah Pinjaman : RP. 50.000.000,-
Zakat : RP. 2.500.000,-
Pelunasan Pinjaman : 12 (dua belas) kali cicilan
Dengan rincian sebagai berikut :
- Pinjaman untuk keperluan : Pendidikan Anak
- Nomor Komite Pinjaman : xxxxxxxxxxxxxxx
Sehubungan dengan permohonan ini, saya bersedia untuk:
- Menyerahkan izin pinjaman yang diperlukan.
- Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Bank.
- Menanggung biaya-biaya yang timbul berkaitan dengan pengajuan pinjaman.
Demikian surat ini saya buat dengan sebenar-benarnya, untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Hormat saya,
Nama Anda

