Hukum Memakai Behel dalam Islam

Apa itu behel dan apa hubungannya dengan Islam? Behel atau kawat gigi adalah perangkat ortodontik yang dipasang di gigi untuk merapikan posisi gigi yang tidak rata atau tidak teratur. Penggunaan behel telah menjadi salah satu tren di kalangan anak muda saat ini, termasuk di kalangan umat Muslim. Namun, dalam agama Islam, seorang Muslim perlu mengikuti aturan-aturan tertentu dalam menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Salah satunya adalah dalam penggunaan behel.
Siapa yang diperbolehkan menggunakan behel dalam Islam? Tidak ada larangan khusus dalam agama Islam terkait penggunaan behel. Penggunaan behel adalah persoalan pribadi dan bisa dilakukan oleh siapa pun yang ingin merapikan giginya. Namun demikian, dalam penggunaannya, seorang Muslim perlu memperhatikan beberapa hal terkait dengan hukum memakai behel dalam Islam.
Hukum Memakai Behel Menurut Islam

Tidak terdapat aturan yang secara khusus menyebutkan tentang hukum penggunaan behel dalam Islam. Oleh karena itu, penggunaan behel tidak diharamkan asalkan tidak melanggar prinsip-prinsip Islam yang lebih umum, seperti menjaga kebersihan dan tampilan yang tidak menarik perhatian orang lain. Namun, dalam praktiknya, ada beberapa ulama yang memberikan pandangan berbeda tentang penggunaan behel dalam Islam.
Pandangan Ulama tentang Penggunaan Behel dalam Islam
Ada beberapa pendapat ulama mengenai penggunaan behel dalam Islam. Beberapa ulama membolehkan penggunaan behel selama tidak melanggar prinsip-prinsip agama, seperti menjaga kebersihan dan tampilan yang tidak menarik perhatian orang lain. Mereka berpendapat bahwa penggunaan behel bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan memperbaiki penampilan, sehingga tidak ada larangan khusus dalam agama terkait penggunaan behel.
Namun, ada juga beberapa ulama yang memiliki pandangan berbeda tentang penggunaan behel dalam Islam. Mereka berpendapat bahwa penggunaan behel bisa masuk dalam kategori mengubah ciptaan Allah yang sempurna dan merupakan bentuk kesombongan. Mereka berargumen bahwa Allah telah menciptakan manusia dengan penampilan yang sempurna, termasuk gigi yang tidak rata atau tidak teratur. Dengan menggunakan behel, seseorang dikhawatirkan mencoba memperbaiki apa yang telah Allah ciptakan dan menunjukkan ketidakridaan terhadap ciptaan-Nya.
Kapan Harus Menggunakan Behel dalam Islam?

Keputusan untuk menggunakan behel sebaiknya dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa hal. Pertama, seseorang harus memeriksakan giginya kepada dokter gigi atau ahli ortodontik yang berkualitas. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan rekomendasi apakah penggunaan behel diperlukan atau tidak. Jika gigi Anda benar-benar tidak rata atau tidak teratur, maka penggunaan behel bisa menjadi solusi yang tepat.
Kedua, pertimbangkan juga aspek keuangan. Penggunaan behel memerlukan biaya yang tidak sedikit. Anda perlu mempertimbangkan apakah keuangan Anda mencukupi untuk membiayai penggunaan behel, termasuk biaya pemasangan, perawatan, dan perawatan rutin yang akan Anda jalani selama beberapa bulan atau bahkan tahun.
Ketiga, pertimbangkan juga faktor kenyamanan dan tingkat kesabaran Anda. Penggunaan behel akan membutuhkan waktu yang cukup lama, biasanya beberapa bulan hingga beberapa tahun. Selama masa perawatan, Anda perlu rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, membersihkan behel secara teratur, dan menghindari makanan atau minuman yang bisa merusak behel. Jika Anda tidak sabar atau merasa tidak nyaman dengan penggunaan behel, maka sebaiknya pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
Dimana Bisa Memasang Behel?

Untuk memasang behel, Anda perlu mengunjungi dokter gigi atau ahli ortodontik yang berkualitas. Pastikan Anda memilih dokter yang memiliki pengalaman dan reputasi yang baik dalam memasang behel. Anda juga bisa meminta rekomendasi dari teman atau keluarga yang pernah menggunakan behel mengenai dokter gigi atau ahli ortodontik yang mereka pilih.
Untuk memilih tempat pemasangan behel yang sesuai dengan budget dan preferensi Anda, Anda bisa mencari informasi melalui internet atau mengunjungi beberapa tempat secara langsung. Pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi atau ahli ortodontik sebelum memutuskan tempat pemasangan behel.
Bagaimana Cara Menggunakan Behel dengan Benar?
Setelah behel dipasang, ada beberapa langkah yang perlu Anda ikuti dalam menggunakan behel dengan benar. Pertama, patuhi petunjuk dan saran dari dokter gigi atau ahli ortodontik Anda. Mereka akan memberikan instruksi tentang cara membersihkan behel, makanan dan minuman yang perlu dihindari, serta perawatan lain yang perlu Anda lakukan selama menggunakan behel.
Kedua, jaga kebersihan mulut secara rutin. Meskipun Anda menggunakan behel, tetap penting untuk menjaga kebersihan mulut. Sikat gigi secara rutin setidaknya dua kali sehari, gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi, dan gunakan obat kumur untuk membunuh bakteri di mulut. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kerusakan gigi atau infeksi selama menggunakan behel.
Ketiga, hindari makanan atau minuman yang bisa merusak behel. Beberapa makanan atau minuman, seperti permen keras, kacang, atau minuman berwarna, bisa merusak behel atau membuatnya mudah lepas. Jika ada makanan yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, sebaiknya hindari makanan tersebut atau membersihkannya dengan hati-hati setelah mengkonsumsinya.
Kesimpulan
Penggunaan behel dalam Islam tidak diharamkan selama tidak melanggar prinsip-prinsip Islam yang lebih umum, seperti menjaga kebersihan dan tampilan yang tidak menarik perhatian orang lain. Apabila seseorang memutuskan untuk menggunakan behel, sebaiknya dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa hal, seperti pemeriksaan dan rekomendasi dokter gigi, aspek keuangan, kenyamanan dan tingkat kesabaran, serta memilih tempat pemasangan behel yang berkualitas. Setelah behel dipasang, penting untuk mengikuti petunjuk dan saran dari dokter gigi atau ahli ortodontik, menjaga kebersihan mulut secara rutin, dan menghindari makanan atau minuman yang bisa merusak behel. Dengan melakukan semua itu, penggunaan behel bisa memberikan manfaat dalam memperbaiki posisi gigi dan penampilan secara keseluruhan.