Assalamualaikum teman-teman yang kami cintai! Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan selalu diberkahi oleh Allah SWT. Pada kesempatan kali ini, kami ingin membahas mengenai hukum memutuskan silaturahmi dalam Islam. Silaturahmi merupakan salah satu nilai dalam agama kita yang sangat penting, namun terkadang masih banyak yang belum paham betul mengenai hukum memutuskan silaturahmi. Oleh karena itu, mari kita simak bersama-sama artikel berikut ini.
Hukum Memutus Silaturahmi – Homecare24

Apa itu silaturahmi? Silaturahmi adalah ikatan kekeluargaan, persahabatan, atau hubungan baik antar sesama muslim yang diwajibkan oleh agama Islam. Silaturahmi juga menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dan diharapkan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Siapa yang mewajibkan silaturahmi? Silaturahmi merupakan salah satu ajaran yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 21:
“Dan termasuk tanda-tanda (kebesaran) Allah menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”
Dari ayat tersebut, kita dapat memahami bahwa Allah SWT menciptakan manusia saling membutuhkan satu sama lain. Oleh karena itu, menjalin silaturahmi menjadi sangat penting dalam kehidupan kita sebagai umat Muslim.
Kapan sebaiknya kita menjalin silaturahmi? Silaturahmi sebaiknya dilakukan setiap waktu. Tidak ada waktu yang terbatas atau dilarang untuk menjalin silaturahmi. Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah kamu berpisah (bermusuhan) dan janganlah kamu saling membenci, janganlah kamu saling mengunjing, dan janganlah kamu saling membenci.” (HR. Muslim)
Dalam hadis di atas, Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya agar selalu menjaga dan merawat silaturahmi. Jadi, baik ketika kita berada dalam kondisi senang maupun sulit, tetaplah menjalin silaturahmi dengan kerabat, teman, dan tetangga.
Dimana tempat kita menjalin silaturahmi? Tempat untuk menjalin silaturahmi tidaklah terbatas. Kita dapat menjalin silaturahmi di rumah, di masjid, di tempat kerja, atau di tempat umum lainnya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 36:
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapakmu, karib kerabatmu, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, sahabat sejawat, ibnu sabil, serta hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri”
Dari ayat tersebut, kita diperintahkan untuk berbuat baik kepada tetangga yang dekat maupun yang jauh. Berbuat baik dalam hal ini juga termasuk menjalin silaturahmi. Semakin dekat dan erat hubungan kita dengan tetangga, semakin baik pula hubungan silaturahmi yang kita jaga.
Bagaimana cara menjalin silaturahmi? Terdapat berbagai cara yang dapat kita lakukan untuk menjalin silaturahmi. Beberapa diantaranya adalah:
1. Mengunjungi keluarga dan kerabat: Kita dapat mengunjungi keluarga dan kerabat kita yang jauh maupun yang dekat. Menyempatkan diri untuk berkunjung dan bertemu dengan mereka akan menjaga silaturahmi tetap terjalin baik.
2. Menjaga hubungan melalui telepon atau pesan: Jika kita berada jauh dari keluarga atau kerabat, kita tetap bisa menjalin silaturahmi melalui panggilan telepon atau pesan singkat. Dengan berkomunikasi secara rutin, kita tetap terkoneksi dengan mereka dan menjaga hubungan tetap akrab.
3. Menghadiri acara keluarga atau teman: Menyempatkan diri untuk menghadiri acara keluarga atau teman merupakan salah satu cara yang efektif dalam menjalin silaturahmi. Dengan menghadiri acara tersebut, kita bisa bertemu dengan mereka dan memperkuat hubungan kita.
4. Memberikan hadiah atau bantuan: Memberikan hadiah atau bantuan kepada keluarga, kerabat, atau tetangga juga merupakan cara yang baik untuk menjalin silaturahmi. Dengan memberikan sesuatu yang bernilai, kita dapat menunjukkan kasih sayang dan perhatian kita terhadap mereka.
5. Bertegur sapa dengan penuh kehangatan: Ketika bertemu dengan orang lain, jangan lupa untuk saling bertegur sapa dengan penuh kehangatan. Sorotkan senyuman dan tampilkan sikap yang ramah agar orang lain merasa nyaman dan dihargai saat berada di dekat kita.
Setelah mengetahui beberapa cara menjalin silaturahmi, kita tidak boleh lupa untuk melakukan refleksi dalam menjaga dan merawat silaturahmi. Kesimpulan dari artikel ini adalah menjaga silaturahmi merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap Muslim. Diantara nilai-nilai dalam agama Islam, silaturahmi sangatlah penting untuk dijalankan. Melalui menjalin silaturahmi, kita dapat memupuk rasa kasih sayang, menghapuskan rasa benci, serta meningkatkan kebersamaan dan persatuan dalam masyarakat Muslim. Terakhir tetapi tidak kalah pentingnya, menjalin silaturahmi juga dapat mendatangkan pahala dari Allah SWT.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga dan merawat silaturahmi. Jangan pernah lelah untuk menjalin ikatan kekeluargaan, persahabatan, dan hubungan baik dengan sesama Muslim. Terima kasih atas perhatiannya!