Jobdesk Marketing Bank

Marketing Perusahaan : Jobdesk dan Penjelasannya

Ilustrasi Jobdesk Marketing Perusahaan

Marketing merupakan salah satu hal penting dalam suatu perusahaan. Jobdesk atau tugas-tugas yang harus dilakukan oleh seorang marketer sangat beragam. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai jobdesk marketing perusahaan beserta penjelasannya secara lengkap.

Sering Tertukar, Intip Perbedaan Posisi Sales dengan Marketing – Blog

Ilustrasi Perbedaan Sales dan Marketing

Mungkin di antara kita seringkali merasa bingung dengan perbedaan posisi sales dan marketing. Padahal keduanya memiliki peran yang berbeda namun saling berkaitan dalam menjalankan fungsi perusahaan. Pada kesempatan kali ini, kita akan menjelaskan perbedaan tersebut secara singkat dan jelas. Mari simak artikel selengkapnya!

Detail tentang Marketing Job Description – SmartPresence

Ilustrasi Marketing Job Description

Bagi sebagian orang, mungkin masih bingung mengenai detail job description atau deskripsi pekerjaan dari seorang marketer. Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas secara mendalam mengenai detail dari job description seorang marketer. Simak artikel selengkapnya di bawah ini!

Apa itu Marketing? Fungsi, Jobdesk, dan Skill yang Harus Dikuasai

Ilustrasi Apa itu Marketing

Marketing merupakan salah satu aspek penting dalam dunia bisnis. Tapi, apa sebenarnya definisi dari marketing? Bagaimana pula fungsi, jobdesk, dan skill apa saja yang harus dikuasai oleh seorang marketer? Simak artikel di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya!

Marketing Perusahaan : Jobdesk dan Penjelasannya

Marketing di dalam perusahaan menjadi salah satu hal yang sangat krusial. Dalam peranannya, seorang marketer bertugas untuk mengenalkan produk atau jasa perusahaan kepada konsumen potensial. Dalam melaksanakan tugasnya, seorang marketer perlu menguasai berbagai pengetahuan dan keterampilan yang meliputi strategi pemasaran, analisis pasar, komunikasi, serta penjualan. Berikut ini adalah beberapa posisi pekerjaan yang umum ditemukan dalam departemen marketing sebuah perusahaan:

  1. Marketing Executive
  2. Brand Manager
  3. Product Manager
  4. Marketing Analyst
  5. Digital Marketing Specialist
  6. Public Relations Officer (PRO)
  7. Market Research Analyst
  8. Sales Representative
  9. Advertising Account Executive
  10. Content Marketing Specialist

Pada posisi sebagai Marketing Executive, seorang marketer bertanggung jawab dalam menciptakan dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk produk atau jasa perusahaan. Mereka juga harus memantau perkembangan pasar dan melakukan riset untuk mengetahui preferensi konsumen maupun strategi pemasaran yang paling efektif. Seorang Marketing Executive juga harus mampu berkomunikasi dengan baik dan memiliki kemampuan negosiasi yang kuat.

Selanjutnya, Brand Manager bertugas untuk mengelola dan membangun merek perusahaan. Mereka harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang merek tersebut serta mampu menjaga reputasi dan citra merek di mata konsumen. Selain itu, Brand Manager juga bertanggung jawab dalam merancang dan melaksanakan strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan dan keunggulan kompetitif merek perusahaan.

Terdapat pula posisi Product Manager yang bertugas mengelola dan mengembangkan produk perusahaan. Seorang Product Manager harus dapat melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen, mengembangkan fitur produk yang menarik, dan berkoordinasi dengan tim teknis maupun tim pemasaran dalam mengembangkan dan memasarkan produk. Mereka juga bertanggung jawab dalam melihat peluang pasar, strategi pricing, serta pemantauan kualitas produk.

Seorang Marketing Analyst bertugas untuk menganalisis tren pasar, perilaku konsumen, serta mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan. Mereka mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan untuk membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang lebih baik. Seorang Marketing Analyst juga harus mampu menguasai berbagai alat analisis data dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang perubahan tren pasar.

Dalam era digital, posisi Digital Marketing Specialist menjadi semakin penting. Seorang Digital Marketing Specialist bertugas untuk melakukan aktivitas pemasaran melalui media digital seperti website, media sosial, dan platform digital lainnya. Mereka harus dapat mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk mencapai target audiens perusahaan. Seorang Digital Marketing Specialist juga harus menguasai berbagai alat dan teknik digital marketing serta dapat mengukur dan menganalisis performa kampanye digital yang dilakukan.

Sementara itu, posisi Public Relations Officer (PRO) bertanggung jawab dalam membangun hubungan baik antara perusahaan dan klien, konsumen, serta pihak-pihak terkait lainnya. Seorang PRO harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu menjaga citra perusahaan, serta menghadapi dan menangani berbagai situasi yang berkaitan dengan reputasi perusahaan. Mereka juga harus aktif dalam membangun jaringan serta melakukan kegiatan promosi dan event untuk perusahaan.

Market Research Analyst bertugas untuk melakukan riset pasar guna mengetahui kebutuhan, preferensi, dan perilaku konsumen. Seorang Market Research Analyst harus mampu mengumpulkan data pasar secara efektif, menganalisis data yang ada, serta memberikan rekomendasi kepada manajemen perusahaan. Mereka juga harus menguasai berbagai metode riset dan alat analisis data.

Sales Representative, seperti namanya, bertanggung jawab untuk melakukan penjualan produk atau jasa perusahaan kepada konsumen. Seorang Sales Representative harus mampu mengembangkan strategi pemasaran, bernegosiasi dengan mitra bisnis atau konsumen, serta menghapus hambatan dalam penjualan. Mereka juga harus memiliki pengetahuan mendalam tentang produk yang dijual serta kompetitor di pasar.

Advertising Account Executive bertugas dalam mengelola dan membangun hubungan dengan klien yang berhubungan dengan kegiatan periklanan. Seorang Advertising Account Executive harus mampu memahami kebutuhan klien serta mengembangkan dan melaksanakan strategi periklanan yang sesuai. Mereka juga harus aktif dalam mencari klien baru, melakukan negosiasi, serta memantau dan mengevaluasi keberhasilan kampanye periklanan yang dilakukan.

Terakhir, posisi Content Marketing Specialist bertanggung jawab dalam menciptakan dan mendistribusikan konten yang berkualitas untuk kegiatan pemasaran perusahaan. Seorang Content Marketing Specialist harus mampu menguasai teknik penulisan yang baik serta memahami pasar dan tujuan pemasaran perusahaan. Mereka juga harus mengikuti tren konten terkini serta menganalisis performa konten yang telah dibuat.

Sering Tertukar, Intip Perbedaan Posisi Sales dengan Marketing – Blog

Sales dan marketing adalah dua hal yang seringkali dikelirukan atau dianggap sama. Pada kenyataannya, keduanya memiliki peran yang berbeda namun saling berkaitan dalam menjalankan fungsi perusahaan. Sales bertanggung jawab dalam menjual produk atau jasa perusahaan kepada konsumen, sementara marketing bertanggung jawab dalam mengenalkan produk atau jasa perusahaan kepada konsumen. Berikut ini adalah perbedaan lebih lanjut mengenai posisi sales dan marketing:

1. Tujuan Fokus: Sales bertujuan untuk menjual produk atau jasa kepada konsumen dan mencapai target penjualan yang ditetapkan oleh perusahaan. Sedangkan marketing bertujuan untuk menciptakan kebutuhan konsumen terhadap produk atau jasa perusahaan melalui promosi, branding, dan komunikasi pemasaran.

2. Waktu Interaksi dengan Konsumen: Sales umumnya memiliki interaksi langsung dengan konsumen dalam proses penjualan. Mereka berperan dalam mempresentasikan produk, menjelaskan manfaat dan fitur produk kepada konsumen, serta melakukan negosiasi harga dan transaksi penjualan. Sebaliknya, marketing memiliki interaksi tidak langsung dengan konsumen melalui kegiatan promosi, penyebaran informasi melalui media, dan penggunaan strategi pemasaran.

3. Fungsi Utama: Sales bertanggung jawab dalam mencapai target penjualan perusahaan dan menjaga hubungan baik dengan konsumen. Mereka harus aktif dalam mencari prospek konsumen, melakukan penjualan, serta memberikan pelayanan purna jual kepada konsumen. Sementara itu, marketing bertanggung jawab dalam membangun merek perusahaan, menciptakan awareness konsumen terhadap produk atau jasa, serta melakukan riset pasar untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.

4. Wilayah Tanggung Jawab: Sales umumnya memiliki wilayah tanggung jawab yang lebih terbatas, seperti wilayah geografis atau segmen pasar tertentu. Mereka bertugas dalam menjual produk perusahaan kepada konsumen di wilayah atau segmen tersebut. Sebaliknya, marketing memiliki wilayah tanggung jawab yang lebih luas, yang meliputi promosi dan pemasaran produk perusahaan secara keseluruhan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

5. Keterlibatan dalam Proses Penjualan: Sales secara langsung terlibat dalam seluruh proses penjualan, mulai dari mengidentifikasi prospek konsumen, melakukan presentasi produk, menjawab pertanyaan konsumen, negosiasi harga, hingga menutup transaksi penjualan. Di sisi lain, marketing lebih fokus pada tahap awal penjualan, seperti menciptakan awareness, membangun minat konsumen, dan memberikan informasi mengenai produk atau jasa perusahaan. Lalu, setelah tahap awal tersebut, tugas marketing lebih diarahkan kepada tim sales.

6. Evaluasi dan Analisis: Sales umumnya dilibatkan dalam evaluasi dan analisis penjualan yang dilakukan. Mereka harus melaporkan hasil penjualan yang dicapai serta memberikan masukan kepada tim marketing mengenai respons dan umpan balik yang diterima dari konsumen. Marketing, di sisi lain, bertanggung jawab dalam memonitoring dan menganalisis hasil dari kampanye pemasaran yang dilakukan, serta melakukan perbaikan atau perubahan strategi pemasaran berdasarkan hasil analisis tersebut.

Detail tentang Marketing Job Description – SmartPresence

Job description atau deskripsi pekerjaan dari seorang marketer dapat mencakup berbagai aspek tergantung dari perusahaan dan posisi spesifik yang diisi. Namun, secara umum, berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab yang biasanya diemban oleh seorang marketer:

  • Mengembangkan dan melaksanakan strategi pemasaran yang efektif untuk produk atau jasa perusahaan.
  • Mempelajari dan memahami pasar serta perilaku konsumen untuk menentukan target audiens dan menciptakan kebutuhan konsumen terhadap produk atau jasa perusahaan.
  • Melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi peluang baru, mengamati tren pasar, serta mempelajari kegiatan pesaing di pasar.
  • Mengelola dan mengembangkan merek perusahaan dengan merancang strategi branding, membangun citra merek, serta meningkatkan kesadaran konsumen terhadap merek tersebut.
  • Melakukan penjualan dengan menjual produk atau jasa perusahaan kepada konsumen.
  • Melakukan analisis dan evaluasi hasil dari kampanye pemasaran yang dilakukan serta memberikan laporan dan rekomendasi kepada manajemen perusahaan.
  • Bekerja sama dengan tim kreatif atau agensi dalam mengembangkan materi promosi, iklan, dan kampanye pemasaran yang menarik.
  • Melakukan koordinasi dengan tim teknis perusahaan dalam mengembangkan produk atau jasa baru serta memastikan kualitas produk yang ada.

Selain tugas dan tanggung jawab tersebut, seorang marketer juga perlu menguasai beberapa keterampilan atau skill sebagai berikut:

  • Kemampuan komunikasi yang baik dalam berinteraksi dengan berbagai pihak terkait, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.
  • Kemampuan analitis dalam menganalisis data pasar, tren konsumen, serta hasil dari kampanye pemasaran yang dilakukan.
  • Kemampuan bernegosiasi untuk melakukan negosiasi harga dengan mitra bisnis atau konsumen.
  • Kemampuan menguasai teknik penjualan dan persuasi dalam melakukan penjualan kepada konsumen.
  • Kemampuan menguasai alat dan teknik pemasaran digital, seperti media sosial, SEO (Search Engine Optimization), dan SEM (Search Engine Marketing).
  • Kemampuan menguasai alat analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang perubahan tren pasar.

Apa itu Marketing? Fungsi, Jobdesk, dan Skill yang Harus Dikuasai

Marketing adalah suatu proses yang melibatkan segala kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan, menglancarkan, serta mengembangkan hubungan perusahaan dengan konsumen. Dalam kata lain, marketing merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk memperkenalkan produk atau jasa perusahaan kepada konsumen agar menjadi pelanggan setia.

Fungsi utama dari marketing adalah untuk menciptakan kebutuhan atau keinginan pada konsumen terhadap produk atau jasa perusahaan melalui berbagai kegiatan pemasaran. Beberapa fungsi utama dari marketing antara lain:

  • Mengenali kebutuhan dan keinginan konsumen
  • Membangun merek perusahaan
  • Membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen
  • Meningkatkan penjualan dan laba perusahaan
  • Mengembangkan strategi pemasaran yang efektif

Jobdesk dari seorang marketer dapat mencakup berbagai aspek tergantung dari perusahaan serta posisi yang diemban. Namun, secara umum, tugas dan tanggung jawab seorang