Assalamu’alaykum teman-teman semua. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Pada kesempatan ini saya ingin membahas tentang Zakat Mal. Kali ini kita akan mencoba untuk memahami dan mempelajari zakat mal dengan lebih mendalam lagi. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Apa Itu Zakat Mal?
Zakat mal merupakan zakat yang dikeluarkan atas harta kekayaan yang kita miliki. Nama zakat mal juga sering disebut sebagai zakat fitrah atau zakat harta. Zakat mal ini dikeluarkan untuk kaum muslim yang membutuhkan. Sedangkan harta yang dikeluarkan untuk zakat mal disebut sebagai harta zakat.
Mengapa Harus Membayar Zakat Mal?
Zakat mal merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dipenuhi oleh umat muslim. Zakat mal dikeluarkan untuk membantu kaum muslim yang membutuhkan. Dalam Quran Surat At-Taubah Ayat 60 disebutkan bahwa orang-orang yang berhak menerima zakat:
- Miskin
- Fakir
- Amil zakat
- Muallaf
- Bertugas untuk memungut zakat
- Bertugas untuk memperbaiki harta benda orang yang menerima zakat
- Mereka yang ingin masuk Islam
- Bertugas untuk membayar hutang
Dalam Islam ada lima rukun, yaitu syahadat, sholat, zakat, puasa, dan haji. Maka dari itu, kita sebagai umat muslim wajib melaksanakan zakat ini, karena itulah salah satu rukun Islam yang harus dipenuhi. Selain itu, dengan membayar zakat mal kita dapat membersihkan harta kita, mengayomi mereka yang membutuhkan, dan memperkokoh dasar ekonomi umat Islam.
Bagaimana Cara Membayar Zakat Mal?
Untuk membayar zakat mal, ada dua cara, yaitu secara langsung atau tidak langsung.
Secara langsung, kita bisa memberikan zakat langsung pada orang yang membutuhkan. Kita bisa memberikan uang tunai, makanan atau kebutuhan lainnya dengan menyebutkan bahwa ini adalah zakat. Zakat mal juga bisa diberikan melalui lembaga amil zakat yang bersertifikasi oleh pemerintah.
Secara tidak langsung, kita bisa membayar zakat melalui transfer antarbank atau ATM yang tersedia, atau kita juga bisa membayarkan zakat secara online. Selain itu, kita juga bisa menitipkan harta zakat kita pada lembaga amil zakat untuk dikelola dan dibagikan pada orang-orang yang membutuhkan.
Contoh Soal Zakat Mal dan Jawabannya
Dalam pembahasan zakat mal ini, saya ingin memberikan contoh soal mengenai zakat mal dan jawabannya. Berikut adalah contoh soal zakat mal:
Soal:
Seorang muslimah memiliki harta senilai Rp10.000.000,- dan telah mencapai satu tahun harta tersebut tersimpan. Dia binggung besarnya zakat mal yang harus dibayarkan. Berapakah zakat mal yang harus dia bayarkan?
Jawaban:
Untuk menghitung zakat mal, kita perlu menghitung nishab terlebih dahulu. Nishab merupakan batasan harta minimal yang harus kita miliki dalam kurun satu tahun untuk bisa dibayarkan zakat mal. Untuk emas, batasan nishab adalah 85 gram, sedangkan untuk uang yaitu 520 kg beras.
Dalam contoh ini, kita hanya memerlukan persepsi uang. 520 kg beras dikonversi menjadi rupiah yaitu sebesar Rp13.250.000,- (hanya menjadi acuan saja). Maka, muslimah tersebut memiliki harta kurang dari nishab yang telah ditentukan. Maka, ia tidak wajib membayar zakat mal.
Penutup
Demikian penjelasan mengenai zakat mal. Kita sebagai umat muslim hendaknya selalu berusaha untuk melaksanakan zakat ini dengan baik dan benar. Zakat mal bukanlah beban, melainkan cara kita sebagai umat muslim untuk membantu mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan atas kekayaan yang kita miliki. Aamiin.
Contoh Soal Zakat Mal
Contoh Soal Zakat Mal dan Jawabannya

