Gerak parabola merupakan salah satu jenis gerak yang sering dipelajari dalam fisika. Pada gerak ini, benda yang meluncur memiliki lintasan yang membentuk sebuah parabola. Berikut ini adalah contoh soal gerak parabola beserta jawabannya.
Contoh Soal Soal Gerak Parabola

Apa itu gerak parabola?
Gerak parabola biasanya terjadi pada saat suatu benda dilemparkan. Lintasan gerak benda tersebut membentuk sebuah parabola. Gerak parabola memiliki persamaan matematis yang mirip dengan persamaan fungsi kuadrat.
Mengapa gerak parabola terbentuk menjadi sebuah parabola?
Ketika suatu benda dilemparkan, benda tersebut akan terpengaruh oleh gaya gravitasi dan gaya awal yang diberikan saat melempar. Lintasan benda yang dilemparkan tersebut akan membentuk sebuah kurva yang mirip dengan parabola.
Bagaimana cara menghitung gerak parabola?
Untuk menghitung gerak parabola, Anda perlu menggunakan persamaan matematis yang menggambarkan gerak benda tersebut. Persamaan gerak parabola dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi awal dan keadaan lingkungan saat benda dilemparkan.
Contoh soal gerak parabola:
Contoh Soal Tentang Gerak Parabola – Ilmu Sosial
Apa persamaan gerak parabola?
Untuk menghitung gerak parabola, kita dapat menggunakan persamaan sebuah parabola. Persamaan tersebut adalah:
y = ax^2 + bx + c
Dimana y adalah tinggi benda di udara, x adalah waktu atau jarak horizontal yang ditempuh oleh benda, a adalah koefisien yang menentukan arah parabola dan c adalah ketinggian awal benda.
Berikut adalah contoh soal mengenai gerak parabola:
Contoh Soal:
Sebuah bola dilemparkan dengan kecepatan awal 20 m/s yang membentuk sudut 45 derajat terhadap horizontal. Hitunglah jarak maksimum yang dapat dicapai bola tersebut dan waktu yang diperlukan untuk mencapai jarak tersebut. Gaya gravitasi diabaikan.
Jawaban:
Untuk mencari jarak maksimum, kita perlu menggunakan persamaan gerak parabola:
y = v0sinθt – (1/2)gt2
Dimana:
- v0 = kecepatan awal (20 m/s)
- θ = sudut kemiringan (45 derajat = 0.7854 radian)
- t = waktu yang diperlukan untuk bola mencapai jarak maksimum
- g = percepatan gravitasi (9,8 m/s2)
Untuk mencari waktu t, kita dapat gunakan persamaan:
Vy = v0sinθ – gt
0 = 20sin0.7854 – 9,8t
t = 20sin0.7854 / 9,8 = 1,44 s
Setelah itu, untuk mencari jarak maksimum, kita dapat menggunakan persamaan:
x = v0cosθt
x = 20cos0.7854 x 1,44 = 20 x 0,7071 x 1,44 = 20,28 m
Jadi, jarak maksimum yang dapat dicapai bola adalah 20,28 m dan waktu yang diperlukan untuk mencapai jarak tersebut adalah 1,44 s.
Dengan menggunakan persamaan gerak parabola, Anda dapat menghitung berbagai aspek dari gerak parabola seperti jarak, waktu, kecepatan awal, dan sudut kemiringan. Namun, sebelumnya Anda perlu mengetahui kondisi awal dan lingkungan saat benda dilemparkan agar bisa memilih persamaan yang tepat.

